Minggu, 09 Juni 2013

Pengajuan Kredit Mikro pada Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia)


Nama Kelompok:             1. Ayu Fitria Sani
                                         2. Novia Giandni
                                         3. Puput Septia Herawati
                                          4. Sintia Trijayanti

Kelas                     :               2SA02
               
Tugas ini kami buat sebagai salah satu tugas mata kuliah softskill kewirausahaan di semester ATA 2012/2013. Salah satu usahanya adalah tentang pengajuan kredit mikro. Kelompok kami bertanya pada salah satu bank yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI). Disini kami akan memberikan penjelasan tentang pengajuan kredit mikro di bank tersebut.
Awalnya, kami pikir untuk pengajuan kredit mikro ini bisa di Bank BRI mana saja. Sehingga kami memilih untuk mendatangi Bank BRI yang berada di depan Kantor Walikota Depok. Disini adalah BRI KC Depok, dan ternyata setelah kita sampai dan menghadap ke pihak customer service kita diberi penjelasan kalau di BRI KC Depok tidak melayani tentang peminjaman kredit Mikro tersebut maka kami diarahkan untuk mendatangi BRI Unit Margonda yang berada di Jl. Arif Rahman Hakim. Letaknya tepat sekali di lampu merah STM yang mau kearah fly over. Disinilah akhirnya kita mendapatkan informasi ataupun pengetahuan kalau ternyata untuk pengajuan kredit mikro tidak dapat dilakukan di semua bank, ada bagian-bagiannya masing-masing. Setidaknya informasi ini dapat membantu mengingatkan untuk anda yang ingin mengajukan kredit mikro.

Pengertian Kredit Mikro
Kredit mikro adalah salah satu bentuk pinjaman yang akan di berikan oleh pihak bank kepada usaha mikro yang bertujuan untuk membantu kelancaran usaha. Ini berarti berlaku untuk pemilik usaha yang usahanya sudah berjalan. Pinjaman ini tidak berlaku untuk pengadaan Modal Awal Usaha. Yang bisa mengajukan kredit mikro adalah usaha yang sudah berjalan kurang lebih selama 6 bulan.

Jenis Pinjaman Kredit Mikro Bank BRI
Menurut informasi yang kami dapat beberapa waktu yang lalu, pinjaman kredit mikro yang disediakan oleh pihak Bank BRI itu dibedakan menjadi 2 yaitu KUR dan KUPEDES. KUR dan KUPEDES adalah salah satu fasilitas kredit yang disediakan oleh BRI Unit (bukan oleh kantor cabang BRI atau bank lain) untuk mengembangkan atau meningkatkan usaha kecil yang layak.

Perbedaan KUR dan KUPEDES
KUR adalah pinjaman dari mulai satu juta sampai dua puluh juta rupiah. Usaha ini adalah usaha-usaha yang tidak terlalu besar, seperti : usaha kebab, warung-warung kecil, dan sejenisnya. Di dalam KUR tidak ada biaya administrasi seperti biaya percetakan, BPN, dll. Pihak pengajuan kredit hanya membayar biaya materai.
Sedangkan KUPEDES adalah pinjaman dalam jenis usaha besar seperti usaha rumah makan, kontrakan, dll yang memiliki keuntungan yang besar juga. Pinjaman ini dimulai dari satu juta sampai seratus juta rupiah. Apabila sudah diatas seratus juta rupiah,itu sudah tidak tergolong lagi kedalam jenis usaha mikro tetapi suadah berbeda lagi jenis pinjamannya.
Untuk pinjaman diatas seratus juta rupiah baru kita dapat mengajukan pinjaman di BRI KC Depok, pinjaman ini biasanya diajukan oleh para perusahaan-perusahaan.

Langkah-Langkah Pengajuan Pinjaman
Untuk langkah-langkah pengajuan pinjaman ini ternyata tidak telalu sulit ataupun merepotkan. Di BRI kita dapat dengan mudah mengajukan pinjaman kredit mikro, asalkan usaha yang kita ajukan sudah berjalan kurang lebih selama 6 bulan. Mengapa harus usaha yang sudah berjalan?  Karena pinjaman ini adalah bertujuan untuk membantu mengembangkan usaha, dan apabila usaha itu sudah berjalan berarti usaha itu sudah bisa dibilang usaha yang sudah jelas keberadaanya dan dapat dipercaya.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
       1.       Di BRI kita tidak perlu menyiapkan proposal usaha, proposal usaha hanya diperlukan untuk usaha besar ataupun pinjaman uang diatas 100 juta rupiah.
       2.       Siapkan berkas-berkas yang diperlukan seperti:
a.       Foto copy KTP
b.      Pas photo 4x6
c.       Apabila sudah menikah, lampirkan foto copy surat nikah dan pas photo suami-istri.
d.      Surat Izin Usaha (SIUP, SITU, dll)
e.      Untuk KUR : BPKB motor/mobil
f.        Untuk KUPEDES : Surat/Akta Tanah.
       3.       Nasabah Pergi atau datang ke Bank BRI Unit (karna kita adalah pengajuan mikro).
       4.       Temui Customer Service.
       5.       Ajukan dan jelaskan jenis pinjaman yang kita inginkan.
       6.       Jelaskan Usaha yang kita punya.
       7.       Nasabah akan dimintai data keterangan nasabah oleh customer service sebagai data dan untuk pemberian informasi selanjutnya ketika ada kegiatan survei.
       8.       Pihak Bank akan menginformasikan kegiatan survei setelah 2 atau 3 hari setelah pengajuan.
       9.       Dilakukannya survei tempat usaha, serta rumah nasabah oleh pihak bank yang disebut dengan mantri. Disini pihak bank akan mengecek tentang kelayakan nasabah dan kejelasan usaha yang anda miliki.
     10.     Setelah proses survei, pihak bank akan melakukan check nama nasabah di data BI CHECKING. Apakah nasabah ini adalah nasabah yang bermasalah atau tidak.
     11.     Apabila di BI CHECKING nama nasabah tidak bermasalah, data nasabah akan di kirim ke pihak pimpinan cabang atau kepala unit untuk di approve.
     12.     Pihak bank akan menghubungi nasabah apabila sudah disetujui oleh pihak pimpinan.
Mungkin hanya informasi ini yang dapat kami sampaikan, setidaknya semoga dapat membantu bagi kalian yang ingin mengajukan pinjaman terutama ke Bank BRI. Karena dari beberapa proses inilah, pihak Bank BRI pun meminta maaf apabila proses pinjaman di Bank BRI mungkin lebih lama dibandingkan dengan pihak bank lain. Pihak BRI tidak ingin sembarangan memberikan pinjaman. Oleh karena itu, butuh proses untuk mengesahkan tentang kelayakan usaha. Bukan hanya karena prosesnya, tetapi ini juga dikarenakan terlalu banyaknya nasabah BRI. Terimakasih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar