Globalisasi adalah keterkaitan dan
ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan,
investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain
sehingga batas-batas suatu negara menjadi sempit. Globalisasi juga bisa
diartikan dengan suatu proses dimana antarindividu, antarkelompok, dan
antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu
sama lain yang melintasi batas negara.
Dalam berbagai hal, globalisasi
mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah tersebut sering
dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang
dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. Berikut ini
beberapa ciri-ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalosasi
di dunia.
Globalisasi berpengaruh pada
hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Ada masyarakat yang dapat menerima
adanya globalisasi, ada pula masyarakat yang sulit menerima atau bahkan menolak
globalisasi. Generasi muda, masyarakat dengan status sosial yang lebih tinggi,
dan masyarakat kota cenderung mudah menerima datangnya globalisasi. Sedangkan
masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, generasi tua yang memiliki
kehidupan stagnan, dan masyarakat
yang belum siap baik secara fisik maupun mental cenderung sulit menerima adanya
globalisasi.
Unsur globalisasi yang mudah
diterima oleh masyarakat adalah sebagai berikut.
Sedangkan unsur globalisasi yang
pada umumnya sukar diterima masyarakat
adalah sebagai berikut.
Modernisasi dan globalisasi
membawa dampak positif ataupun negatif terhadap perubahan dalam berbagai bidang
di suatu negara.
a.
Dampak positif globalisasi
b.
Dampak negatif globalisasi
Globalisasi juga berpengaruh dalam
bidang sosial dan budaya dalam suatu negara. Globalisasi mengubah bentuk
kehidupan keseharian kita secara mendasar sebagai berikut.
Sebelum adanya
globalisasi, kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi oleh
masyarakat, entah oleh tradisi maupun kebiasaan-kebiasaan yang berlaku. Namun,
dalam era globalisasi sekarang ini, kesempatan individu untuk mengatur dan
menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar. Saat ini,
masyarakat sudah tidak begitu memperdulikan kehidupan orang lain seperti mereka
memperdulikan kehidupan orang saat globalisasi belum ada. Mereka lebih memilih
mengurus kehidupan masing-masing daripada ikut campur dalam kehidupan orang
lain.
Pekerjaan-pekerjaan
mengarah pada era perekonomian yang berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah
tidak mengandalkan kerja penuh di kantor. Akibat dari kemajuan teknologi,
mereka bisa mengerjakan pekerjaan kantor mereka dimanapun dan kapanpun. Mereka bisa saja menyelesaikan pekerjaan mereka di
rumah lalu mengirimkannya melalui e-mail.
Saat ini, dunia kerja tidak hanya untuk laki-laki, perempuan juga telah masuk
dunia kerja.
Citra, gagasan,
dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat ke seluruh pelosok dunia,
lebih cepat daripada sebelumnya. Semua itu berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Globalisasi juga dapat memberikan
pengaruh dalam bidang sosial dan budaya dalam suatu negara. Berikut adalah
akibat dari pengaruh globalisasi dalam bidang sosial dan budaya.
PENGARUH GLOBALISASI
SOSIAL BUDAYA TERHADAP NEGARA INDONESIA
Globalisasi sosial dan budaya
sudah memasuki negara Indonesia sejak lama. Globalisasi ini cenderung lebih
diterima oleh para remaja, masyarakat dengan status sosial yang lebih tinggi,
dan masyarakat yang hidup di kota. Namun, tidak menutup kemungkinan, masyarakat
yang tinggal di daerah terpencil juga bisa menerima adanya globalisasi. Hal
tersebut tidak terlepas dari peran kemajuan teknologi.
Saat ini, di era globalisasi,
semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, semua informasi yang berasal
dari daerah atau bahkan negara lain bisa masuk ke dalam kehidupan kita dengan
begitu cepat. Sebagai contoh, pada tanggal 17 Januari 2013 di Ibukota Jakarta
sedang terjadi banjir. Karena kemajuan ilmu pengetahuaun dan teknologi,
masyarakat yang tinggal di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, dan
kota-kota lainnya bisa mengetahui informasi bencana tersebut pada hari itu
juga. Bahkan, masyarakat yang tinggal di negara-negara lain juga dapat
mengetahui informasi tentang kejadian tersebut tanpa harus datang dan
menyaksikannya secara langsung.
Selain memabawa dampak positif
terhadap dunia, globalisasi juga membawa dampak negatif. Walaupun sebenarnya dampak
negatif itu telah dirasakan oleh masyarakat, namun mereka tidak menyadari bahwa
globalisasi telah menjajah mereka. Sebagai contoh, akibat dari adanya
globalisasi dan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat, salah
satunya masyarakat Indonesia, mulai mempelajari dan mengikuti budaya-budaya
negara asing yang menurut mereka adalah budaya yang unik dan bagus. Bahkan
mereka bisa mempelajarinya tanpa harus datang langsung dan mempelajarinya
secara langsung di negara yang bersangkutan.
Kebudayaan Indonesia saat ini
sudah mulai tersingkirkan dengan adanya kebudayaan asing yang lebih mendunia.
Padahal jika lebih diperhatikan lebih diteliti lagi, kebudayaan Indonesia tidak
kalah bagus dan uniknya bila dibandingkan dengan kebudayaan lain. Dan sayangnya,
kebanyakan masyarakat Indonesia, khususnya para remajanya, saat ini lebih
tertarik pada budaya asing daripada budaya negeri sendiri.
Tidak pernahkah kita bayangkan betapa
bahagianya masyarakat negara lain saat mereka mengetahui bahwa budaya mereka
sedang kita pelajari sedangkan kita sendiri buta tentang budaya negeri sendiri?
Tidak sadarkah kita kalau kita sedang dijajah oleh bangsa lain saat kita
mempelajari budaya mereka dan mulai meninggalkan budaya kita sendiri?
Kebudayaan bukan hanya mengenai
suatu tarian ataupun alat musik yang kuno dan antik serta situs sejarahnya.
Kebudayaan bisa juga mengenai bahasa dari negara itu sendiri, perilaku dari
bangsanya, dan segala sesuatunya yang bisa mengidentifikasi tentang negara
tersebut.
Bicara mengenai bahasanya,
kebanyakan masyarakat Indonesia tidak bisa menggunakan Bahasa Indonesia dengan
baik dan benar. Bukannya memperbaiki cara mereka berbahasa Indonesia yang baik
dan benar, mereka malah asyik sibuk kursus kesana kemari untuk mempelajari
bahasa asing. Tidak bisa disangkal, sebagai makhluk sosial manusia harus
mempelajari bahasa dan budaya asing agar bisa berkomunikasi dan beradaptasi
dengan masyarakat dari negara lain.
Perilaku. Perilaku masyarakat
Indonesia saat ini bisa dibilang sudah banyak dipengaruhi oleh budaya-budaya
asing. Individualisme sudah hampir merata dalam pribadi masyarakat Indonesia. Sekarang
ini, gotong royong yang merupakan asli dari budaya negara kita sudah mulai
jarang dilakukan, terutama di kota-kota besar. Ketika ada orang lain yang jatuh
dari motor misalnya. Mereka yang melihat kejadian tersebut hanya menonton saja.
Jangankan bergerak mendekat, bergemingpun tidak.
Jika kita pergi ke kota-kota
besar, seperti Jakarta, Bali, dan sebagainya, kita akan lebih sering melihat
perempuan-perempuan dengan celana pendek dan rok mininya daripada celana atau
rok panjang yang menutup kaki jenjang mereka. Padahal perilaku tersebut tidak
sesuai dengan kebudayaan asli negeri kita.
Ketika kita sibuk dengan budaya
dan pernak-pernik negara lain, ada sebuah negara yang mengakui salah satu
kebudayaan milik kita sebagai kebudayaan negara mereka, kita barulah sadar
bahwa kita juga mempunyai kebudayaan yang ternyata disukai oleh bangsa asing
sampai-sampai diperebutkan oleh mereka, yang diam-diam juga mempelajari budaya
negeri kita.
Sebagai manusia yang mempunyai
rasa ingin tahu dan penasaran yang tinggi, memang sudah sewajarnya bila kita
ingin tahu dan ingin mempelajari tentang budaya negara asing. Namun, jangan
sampai karena keingintahuan kita, kita malah dijajah oleh bangsa lain tanpa
kita sadari. Tidak ada salahnya bila kita mulai mempelajari kebudayaan dengan
mempelajari kebudayaan kita terlebih dahulu. Dan ambillah nilai-nilai positif
dari kebudayaan-kebudayaan asing yang kita pelajari yang sesuai dengan jati
diri kita sebagai bangsa Indonesia.
Referensi:
waduh bagus artikelnya, tak pakek buat tugas sekolahku ya mbak :)
BalasHapusmonggo :)
HapusAssalamualaikum th boleh minta alamat emailnya gak atau engga no wa nya ...
BalasHapus